REX REGUM QEON : RAJA DARI SEGALA RAJA

TEAM RRQ


Rex Regum Qeon atau yang lebih dikenal dengan RRQ merupakan klub olahraga elektronik asal Indonesia yang menaungi divisi video gim, yaitu Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, Free Fire, Valorant, eFootball, Street Fighter 6, Teamfight Tactics, Tekken 8, Honor Of Kings, dan Delta Force.
Nama Rex Regum berasal dari bahasa Latin yang berarti ‘Raja dari segala Raja' sedangkan Qeon merupakan nama in game Presiden Direktur Team RRQ, Riki K. Suliawan.
Hingga akhir tahun 2024, RRQ mencatatkan empat gelar juara dunia berdasarkan rekap internal organisasi, yang juga direpresentasikan dalam bentuk bintang pada jersey tim. Dua gelar berasal dari gim Point Blank, yaitu PBIC 2017 bersama RRQ Endeavour dan PBWC 2019 bersama RRQ TCN. Adapun dua gelar lainnya diraih dari PUBG Mobile, termasuk kemenangan pada ajang PUBG Mobile Star Challenge 2018 melalui tim RRQ Athena. Namun, terdapat sumber publik yang hanya mencatat total tiga gelar, dengan tidak memasukkan PUBG Mobile Star Challenge 2019 karena hanya merupakan pertandingan eksibisi (showmatch).[10]
Pada tahun 2020, RRQ menempati peringkat ketiga sebagai organisasi tim esports paling populer di dunia. Berdasarkan laporan yang dirilis oleh Shareable dengan judul The State of Social Media 2020, aktivitas penggemar RRQ di media sosial sepanjang tahun tersebut tercatat mencapai 26,5 juta interaksi.

DIVISI MOBILE LEGENDS


RRQ Esports memasuki kancah kompetitif Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) pada tahun 2017 dengan membentuk tim RRQ.O2, yang menjadi salah satu tim profesional perintis di Indonesia. Pada MPL Indonesia Season 1, RRQ.O2 tampil dominan di musim reguler dan menempati posisi puncak klasemen. Namun, mereka gagal meraih gelar juara setelah finis di peringkat ketiga pada babak playoff. Di musim berikutnya, RRQ.O2 bangkit dan berhasil meraih gelar juara MPL Indonesia Season 2 usai mengalahkan EVOS Legends di partai final.[11] Pada MPL Indonesia Season ke-16 RRQ untuk pertama kalinya tidak lolos playoff.

Kemitraan dengan PSG
Pada Februari 2019, RRQ menjalin kemitraan dengan klub sepak bola asal Eropa, Paris Saint-Germain F.C. (PSG). Kolaborasi ini diumumkan dalam konferensi pers di Hotel Dharmawangsa, Jakarta. Melalui divisi esports-nya, PSG secara resmi bekerja sama dengan RRQ untuk keikutsertaan dalam MPL Indonesia Season 3 pada 16 Februari 2019.[12] Kemitraan tersebut berakhir pada Juli 2019.[13]

Ekspansi ke Brasil
Setelah berakhirnya Kejuaraan Dunia M3 MLBB, skuad perwakilan Brasil, Keyd Stars, dibubarkan, sebagaimana dikonfirmasi oleh salah satu anggotanya. Menjelang MPL Indonesia Season 9, RRQ mengumumkan ekspansinya ke MPL Brasil dengan membentuk tim RRQ Akira. Skuad ini sebagian besar terdiri dari mantan pemain Keyd Stars.[14] RRQ Akira dibubarkan pada akhir musim 2024.[15]

Ekspansi ke Filipina
Pada Juli 2023, RRQ mengumumkan ekspansinya ke Filipina, menandai partisipasi perdananya dalam Mobile Legends: Bang Bang Development League (MDL PH). Langkah ini dilakukan menjelang MDL Philippines Season 2, dengan tujuan untuk mengembangkan bakat-bakat baru di skena kompetitif MLBB di wilayah tersebut.

DIVISI VALORANT


Tim RRQ Valorant mencatatkan banyak momen penting selama musim kompetisi 2025. Mereka memulai tahun dengan hasil kurang maksimal (finish 7-8 di VCT Pacific Kickoff Jan 2025)namun bangkit dengan kemenangan bersejarah: Juara VCT Pacific Stage 1 2025 (kalahkan Gen.G 3-1 di final)
Keberhasilan ini meloloskan RRQ ke turnamen internasional Masters Toronto (Juni 2025), di mana tim mengakhiri di posisi 7-8 setelah dua kekalahan (0-2 vs Wolves, 1-2 vs Fnatic)
Usai Masters, RRQ melanjutkan tren positif dengan finish Runner-up VCT Pacific Stage 2 2025 (kalah 1-3 dari Paper Rex di final)
Hasil tersebut mengantarkan RRQ ke VALORANT Champions Paris 2025, meski langkahnya terhenti di fase grup (posisi 3 Grup B dengan rekor 1-2)
Selama periode ini, roster utama (crazyguy, Kushy, xffero, Monyet, Jemkin) relatif stabil setelah penambahan crazyguy sebagai in-game leader awal 2025
Awal Oktober 2025, pelatih kepala Marthinus “Ewok” van der Walt memutuskan cuti dari peran kepelatihan
Sepanjang 2025, RRQ menunjukkan tren naik: dari tim papan tengah Asia-Pasifik menjadi penantang utama, meski menghadapi tantangan patch dan lawan kuat (Paper Rex, Gen.G). Dibanding tim SEA/Asia lain, RRQ muncul sebagai kontender baru, di bawah dominasi Paper Rex (2 gelar regional 2025) dan ditantang oleh tim kuat seperti Talon, Gen.G, dan Fnatic. Untuk 2026, direkomendasikan RRQ fokus mempertahankan kinerja tim inti, merekrut pelatih berpengalaman, dan memperkuat latihan di peta lemah (misalnya Icebox). Laporan ini merangkum kronologi, statistik utama, momen kunci, dan rekomendasi strategis tim selama 2025–2026.
Selama 2025, perubahan besar ada pada lini pelatih: pada Oktober 2025, pelatih kepala Ewok (Marthinus van der Walt) mundur sementara untuk musim 2026
Tidak ada transaksi pemain besar lainnya; sebelum musim 2025, RRQ sudah mendatangkan crazyguy sebagai in-game leader baru, yang kemudian terbukti menjadi katalis perubahan performa tim
(Sumber resmi mengonfirmasi perekrutan ini sebagai poin kunci awal musim.) Komposisi manajemen hingga akhir 2025 tercatat: Kiyawnz (Manajer Tim), Warbirds (Asisten Pelatih), dan Rebecca (Performance Coach)
Pengumuman resmi RRQ menyebut roster penuh 2025 sebagai lima pemain di atas
Perubahan roster untuk 2026 masih dinanti; fokus utama kini pada pengisi posisi pelatih.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUTORIAL MEMBUAT BLOG DI BLOGGER

EVOS ESPORTS : THE WHITE TIGERS

Faker : The Unkillable Demon King